
Fenomena mati lampu ( PLN ) beberapa waktu lalu dikabupaten Meranti sangat menganggu kehidupan masyarkat Meranti Sekira tanggal Jumat (24/10/2025) Pukul 19.30 wib Masyarakat Selatpanjang datanggi kantor PLN Selatpanjang jalan yosudarso Masyarakat menyampaikan kekesalan , PLN mati saat umat Islam beribadah syistem lampu 6 jam mati dan 6 jam hidup sangat meresahkan bagi masyarakat,khusus para pedagang jelas Hendra alias bocang.

“Kita minta PLN segera memperbaiki mesin PLN yang rusak” ujar bocang dgn nada geram
Paga tangal (25/10/2025) Pemda Meranti mengundang PLN dan sejumlah tokoh masyarakat Pada saat hearing maneger PLN Meranti Dalie Priasmoro, Kepala ULP PLN Selatpanjang, telah berjanji untuk menormalkan pasokan listrik dalam waktu 10 hari, terhitung sejak 25 Oktober hingga 3 November 2025, setelah masyarakat Meranti melakukan demonstrasi menuntut penjelasan atas seringnya pemadaman listrik .

Daeli Priasmoro Menyampaikan ada 5 unit mesin PLN rusak dan kita sudah memesan komponen ke UP 3 tentu makan waktu dan kami juga sudah melaporkan kerusakan mesin juga jelas Daeli

Insyaallah sepuluh hari kedepan PLN sudah bisa berjalan normal . Saya mohon dukungan seluruh komponen masyarakat agar kami memberi pelayanan prima
Salah seorang tokoh pejuang Meranti Ramlan CPLA hari mengirim papan bunga kekantor PLN sebagai wujud syukur dan berterima kasih atas. Kerja cerdas , Kerja cepat PLN Meranti dalam memberi pelayanan prima tepat hari ini tgl 4 November 2025 lampu sudah normal 90 persen dan peralatan serta mesin baru sudah tiba dimeranti , tentu hal ini membuat kami bangga dan berterima kasih pada meneger PLN dan jajaran nya sudah mampu memberi pelayanan prima pada masyarkat . Semoga penomena mati lampu dimeranti lebih cepat diantisipasi lebih awal . Pungkas Ramlan CPLA ketua LBH CCI Riau .
Daile Priasmoro saat dihubungi media meranticenternews menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan dan suport kepada ULP Pln Selatpanjang.
“Diucapkan terimakasih sebesar2nya, Terimakasih dukungannya, serta terimakasih juga kepada masyarakat stakeholder terkait dan para tokoh di kab kep Meranti ,yang telah memberi dukungan dan juga tunjuk ajar” tutur Dailey











