Tobat, Pencuri Semen di Makam Tionghoa Kampung Baru Selatpanjang Selatan Temui Tokoh Masyarakat dan Sampaikan Maaf Setelah Viral di Media

 

Setelah viral berita kehilangan semen 15 sak di pemakaman Siosial Umat beragama Budha ,di Kampung Baru Seltapanjang Selatan Beberapa waktu lalu terduga pelaku langsung meyerahkan diri sambil bermohon maaf .

Melalui Haji Darwis Tokoh masyrakat Meranti pelaku dan orang tua pelaku dibawa kekantor Camat Tebing Tinggi . Camat Tebing Tinggi Husni Mubarak S.Ag,M.Pd dalam Hal ini diwakili Kasi Terantib Arifin Ahmad S.Pd ,Kasi Pemerintahan Dedy Afrianto S.ip ,Perwakilan Binmas Selatpanjang Selatan Brigadir Agung ,Reskrim Tebing Tinggi Perwakilan Yayasan Umat Beragama Budha Sugiyanto SE

Unit Reskrim Tebing Tinggi dan Bhabinkamtibmas Brigadir Agung membuka pertemuan itu dengan menulis beberapa point.

“Untuk kedepanya ,apapun kejadian kasus pencurian agar langsung dilaporkan kepolsek Tebing Tinggi ,memberi efek jera tidak hanya cukup mediasi ,tapi ada langkah lain yang perlu kita lakukan agar pelaku menjadi jera dan Tindak pidana tidak semestinya harus dipenjara ,beruntung tidak ada Perusakan ,untung tidak ada pengerusakan TKP kalau ada hukuman bisa jadi berat ” tutur Beliau.

Ramlan CPLA ,selaku Penasehat Yayasan Sosial Umat Beragama Budha meyampaikan beberapa hal terkait kejadian ini .

” Penasehat Yayasan Sosial Umat Beragama Budha ,sayaberi maaf kepada Terduga Pelaku Inisial A ini izin Pak Reskrim Selaku Penasehat Yayasan Masyrakat Tionghoa ,Itikad baik perlu kita respon dengan baik ,dengan cara pelaku mengakui perbuatanyav ,secara moral dia terhukum dengan pemberitaan kami .jelas ketua LBH CCI Provinsi Riau
Harapan kami kepada anak -anak muda,carilah pekerjaan baik ,kami tidak bisa melarang pihak hukum melakukan proses hukum ,betapa berdosanya kami ketika restorasi justive gagal kami lakukakan ,hampir 450 warga binasn masyrakat kita dipenjara dilapas kelas II B Selatpanjang, ,selaku ketua Lembaga Bantuan hukum Cendrawasih Celebes Indonesua ,mohon barangnya dikembalikan 15 sak diantar kembali ketempat semula dan dibuat perjanjian tidak akan mengulangi perbuatan yang sama.artinya pelaku membuat surat perdamaian

LANJUT BACA :  Sentuhan Kasih Imlek: Organisasi Umat Buddha Rangkul Warga Binaan Lapas Selatpanjang.

Sugiyanto.SE Sekretaris yayasan sosial umat Beragama Budha mengharapkan selain semen dikembalikan ,beliau juga meminta ada sanksi sosial lain yaitu membersihakan gorong-gorong diareal makam tionghoa kampung baru .

Pelaku inisial A dan Orang Tua Inisial H ,meyampaikan komitmen untuk mengembalikan Semen yang dicuri .

” Saya malu dengan viralnya Saya di media sosial ,dan saya berjanji tidak akan mengulangi perbuatan ini lagi ,dan kemudian kami berkomiten selambat lambatnya hari senin tanggal 20 Oktober 2025 kami kembalikan semen ketempat semula berikut dengan sanksi sosial pemberishan gorong’gorong” tutur si A.

Pelaku juga meyampaikan dalam kejadian diatas beliau dibantu oleh teman inisal R dan S dari Rintis ,yang saat ini tidak dapat dihubungi.

Kasi Terantib Arifin Ahmad S.Pd “Kepada Lurah dan Masyrakat selatpanjang selatan ,dengan kejadian ini mari kembali kita hidupkan Siskamling kita ,agar kejadian-kejadian seperti ini tidak terulang kembali ,kiranya ini dapat menjadi perhatian kita bersama ” .

Diakhir mediasi Pelaku menadatangani perjanjian diatas materai dan berkomitmen tidak mengulangi perbuatan yang sama. Penulis MZ
Editor RM

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *